Pesona Tukad Badung Yang Tak Kalah Keren dengan Sungai Cheonggyecheon di Korea



Blogger Cilik, BANGRASYIID.COMPesona Tukad Badung Yang Tak Kalah Keren dengan Sungai Cheonggyecheon di Korea  - Halo teman-teman. Bang Rasyiid mau cerita lagi nih. Kemaren Bang Rasyiid, Ayah sama Ibuk jalan-jalan ke Pasar Badung, Denpasar Bali. Karena Ibuk yang mau belanja sayur, ikan, dsb. Tapi sebelum belanja, Bang Rasyiid, Ayah sama Ibuk mampir dulu ke sungai. Loh, kok ke sungai ? Jadi, ada sebuah sungai yang mengalir dan menjadi pemisah antara Pasar Badung dengan Pasar Kumbasari.

Perbedaan antara kedua pasar tersebut adalah kalau Pasar Badung, adalah pasar modern, karena terdapat dalam gedung bertingkat. Sedangkan Pasar Kumba Sari adalah pasar tradisional. Tapi masing-masing kebanyakan menjual barang yang sama.

Sempat ada insiden kebakaran di Pasar Badung yang terjadi pada 2016 lalu. Namun, Pasar Badung kemudian di bangun kembali dan mulai beroperasi secara resmi sekitar bulan Maret 2019. Dan Presiden RI yang melakukan peresmian tersebut.



Nah, ada yang unik nih di Tukad Badung. Tukad adalah bahasa Bali yang artinya sungai. Semenjak diresmikannya Pasar Badung modern, sungai yang menjjadi pemisah antara dua pasar ini juga diperindah. Karena dulu sempat menjadi sungai kotor yang penuh dengan sampah. Sementara lokasi sungai ini terdapat di tengah kota yang tak pernah sepi pengunjung. Buat malu lah kalau sungainya kotor.

Sejak dua tahun lalu, Tukad Badung sudah lebih dipercantik dan lebih memesona. Terlebih dimalam hari, akan banyak lampu warna warni yang menambah daya tarik bagi pengunjung pasar.

Kalau ada yang tau sungai di Cheonggyecheon yang ada di Seoul Korea, nah Tukad Badung sangat terinspirasi dari sungai tersebut. Coba deh tanya eyang google, hehe..


Wisata di Bali nggak cuma terkenal dengan pantai dan pemandangan gunungnya teman-teman, melainkan juga sungainya, dan salah satunya ya Tukad Badung ini.

Sayangnya waktu itu Bang Rasyiid datangnya siang, jadi nggak bisa foto pas lampu warna-warninya nyala.

Ok teman-teman, segitu dulu ya ceritanya. Jangan lupa mampir ke Tukad Badung yaa.. Sampai jumpa.


Post a Comment

0 Comments